Bupati Tanggamus Terima Diatribusi Vaksin Dari Provinsi Lampung
kunVH1wCNcBGAsYHQ/s0/jmsi.jpg"/>

Bupati Tanggamus Terima Diatribusi Vaksin Dari Provinsi Lampung

Bupati Tanggamus Terima Vaksin Covid19

Gemabangsa.id Tanggamus - Vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Tanggamus akhirnya tiba di gudang farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanggamus, Kamis (21/1/21) sore.

Vaksin distribusikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung ke  Tanggamus menggunakan kendaraan BE 9904 BZ dan dikawal oleh kendaraan Brimob Polda Lampung, PJR Polda Lampung dan Sat Lantas Polres Tanggamus.

Penyerahan oleh Dinkes Provinsi Lampung Wahyu Kusuma M. S. Farm diketahui oleh Kurota Aini, S.Si.Apt selaku Kepala Seksi Obat, Perbekkes dan Makmin Dinkes Provinsi Lampung.

Penyerahan vaksin kepada  Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani disaksikan Wabup Hi. AM. Safii, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Dandim Letkol Inf. Arman Aris Sallo, Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK, Kajari David P. Duarsa dan Kepala OPD terkait.

Pendistribusian bedasarkan Surat Bukti barang keluar Nomor : 07/IFV-VAKSIN- COVID/I/2021 dengan rincian, Corona Vac jumlah 3320, ADS 0,5 ml jumlah 3320, Safety Box jumlah 50 dan Alkohol Swab jumlah 3400 diterima dalam keadaan baik.

Bupati Hj. Dewi Handajani mengatakan, 3320 vaksin tahap pertama akan disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Tanggamus dengan 10 orang perwakilan pertama yang akan disuntik yakni wakil bupati dan Forkopimda. Selanjutnya, pegawai rumah sakit, dinas kesehatan, ketua penggerak PKK. 

"Vaksin ini sama yang disuntikan kepada saya. Sebelum penyuntikan vaksin, terlebih dahulu dilakukan screning oleh tim medis tentang kondisi kesehatan kita, hingga dipastikan kita layak mendapatkan vaksin," kata Bupati dalam keterangannya kepada awak media usai penyerahan.

Menurut Bupati yang merupakan orang pertama di Tanggamus yang divaksin bahwa setelah disuntikan rasanya tidak seperti yang dibayangkan atau takut karena sakit dan lainnya. Dimana proses penyuntikannya sangat sebentar sekali tidak terasa sakit.

"hanya seperti digigit semut saja setelah itu tidak ada reaksi apapun, kami diobservasi selama 30 menit setelah proses penyuntikan, dalam 30 menit itu dilihat apakah ada reaksi dari tubuh kita baik secara lokal maupun secara sistemik dan alhamdulilah tidak ada satupun pada saat itu yang bereaksi penolakan terhadap vaksin kemudian setelah 30 menit dinyatakan aman," bebernya.

Bupati menegaskan, bahwa seperti yang dilihat bersama-sama, pihaknya telah menyiapkan gudang penyimpanan kemudian juga alat pendingin yang telah memenuhi standar untuk penyimpanan vaksin tersebut.

"Insha Allah vaksin yang kami terima ini akan dijaga dengan kondisi yang baik sampai nanti divaksinkan kepada masyarakat sekitar 1610 orang karena itu untuk dua kali vaksin," tegasnya.

Bupati menjelaskan, vaksin tersebut tidak berbayar atau gratis diberikan kepada masyarakat, dan ia meminta bantuan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Pasalnya vaksin sudah melalui tahapan proses sehingga sudah dinyatakan suci, halal dan aman.

"Tidak ada keraguan kita program vaksinasi covid-19. Saya berharap masyarakat nanti walaupun secara bertahap semuanya akan mendapatkan vaksin," ucapnya.

Diakhir keterangannya, Bupati berharap bersama-sama mendukung program pemerintah yaitu vaksinasi covid 19 untuk keamanan kita semuanya agar tidak terpapar virus corona.

"karena dengan vaksinasi ini ada beberapa tujuan yaitu, mengendalikan adanya penularan transmisi lokal dari pada virus corona kemudian juga menurunkan angka kesakitan dan juga kematian, serta dengan divaksin maka kekebalan tubuh kita akan meningkat," tandasnya.

Tahapan sementara vaksin di simpan di gudang instalasi farmasi Dinkes Tanggamus dan rencana pada Senin, 25 Januari 2021 akan dilaksanakan vaksinasi terhadap 10 orang pertama.

Dan terkait keamanan vaksin yang disimpan di gudang. Polres Tanggamus akan melakukan pengamanan dengan menerjunkan personelnya secara bergiliran hingga pendistribusian ke Pukesmas.

Hal tersebut dikatakan Kabag Ops Polres Tanggamus, Kompol Bunyamin, SH. MH dalam keteranganya mewakili Kapolres AKBP Oni Prasetya, usai rangkaian berakhir.

"Pengamanan dimulai dari kedatangan, penyimpanan hingga pendistribusian ke Puskesmas," kata Kompol Bunyamin. 

Kesempatan itu, Kompol Bunyamin menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan sebab Tanggamus saat ini memasuki zona merah penyebaran Covid-19.

"Patuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menjahui kerumunan," imbaunya. (Buna)