Dendi Kecolongan "Diduga Pelihara ASN 2 Bulan"


Dendi Kecolongan "Diduga Pelihara ASN 2 Bulan"



Gemabangsa.id, Gemabangsa.id - Centernya dugaan oknum ASN kecamatan Kedondong kisaran dua bulan tidak ngantor tanpa ada keterangan mulai disorot publik, hebatnya, walaupun sudah  dua bulan berlalu tidak masuk kerja tanpa ada keterangan, pemerintah kecamatan baru melayangkan surat peringatan dua kali (SP2), dan baru akan melayangkan SP3,secepatnya setelah di konfirmasi media, Senin (20/6/2022).

Atas tragedi ini ada dugaan kongkalingkong dalam proses pengadmistrasian tentang disiplin pegawai negri sipil di pemerintahan kabupaten Pesawaran.

Menurut sumber yang berhasil dikonfirmasi oleh media, membenarkan bahwasanya, berkisaran pada bulan April 2022 oknum tersebut sudah terkesan malas malasan masuk kerja kantor, dan total sama sekali tidak ngantor diketahui mulai pada bulan Mei 2022 hingga saat ini.

"Ya, benar bang, informasi bahwa salah satu ASN di kecamatan tidak ngantor sejak bulan Mei lalu tidak mengisi absen hingga saat ini, dan kami akan segera buatkan SP3 dan melaporkan ke inspektorat," bebernya.

Hal ini juga dipertegas oleh Sekcam Kedondong, apa yang disampaikan oleh Sumber adalah benar adanya, bahkan sekcam telah berikan petunjuk agar segera di SP3 kan.

"Kalau saya sudah berkali - kali memerintahkan agar segera di SP 3 agar dapat diproses sesuai hukum kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil," ungkapnya.

Dia melanjutkan, jika di kecamatan kedondong ini ada salah satu kasi, yakni kasi pemerintahan yang tidak ada pegawainya, dan juga bendahara kecamatan yang selalu mengantor di kabupaten, sehingga banyak terjadi miskomunikasi dalam penyelenggaraan pemerintahan tingkat kecamatan.

"Selain dari tidak adanya pegawai kasi pemerintahan yang hanya di isi oleh satu staf yang juga sering sakit sakitan, bendahara kecamatan Kedondong juga, lebih banyak ngantor di Kabupaten Pesawaran," pungkasnya.

Sementara itu, Camat kedondong yang akan diminta keterangan, terkait adanya ASN yang molor ngantor, sibuk dengan pekerjaannya, sehingga tidak ada luang waktu untuk di wawancarai oleh media.

"Gak bisa saya mau rapat" jawabnya dengan singkat lansung memutar balik badan menuju balai Kecamatan.

Sementara itu bendahara kecamatan Kedondong belum dapat dikonfimasi hingga berita ini ditayangkan. (Hasbuna )