Lapas kelas ll B Muara Bungo Panen Terong dan Kangkung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Lapas kelas ll B Muara Bungo Panen Terong dan Kangkung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan



Gemabangsa.id, Bungo - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Muara Bungo Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, kembali menunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Melalui kegiatan perkebunan yang dikelola di dalam area lapas, warga binaan berhasil memanen terong sebanyak 10 kilogram dan kangkung sebanyak 113 kilogram.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Muara Bungo dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan pembinaan keterampilan kerja yang bermanfaat bagi warga binaan. Selain menghasilkan bahan pangan segar, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian.

Kepala Lapas Muara Bungo, Muhamad Kameily, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian yang dijalankan warga binaan memiliki banyak manfaat, baik dari sisi pembinaan maupun dukungan terhadap kebutuhan pangan.

“Kegiatan pertanian ini bukan hanya mengisi waktu warga binaan dengan hal yang positif, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti. Selain itu, hasil panen yang diperoleh turut membantu memenuhi kebutuhan dapur lapas sehingga mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Muhamad Kameily.

Ia menambahkan bahwa program ini akan terus dikembangkan agar hasil panen semakin meningkat dan jenis tanaman yang dibudidayakan semakin beragam.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Tiopan P. Situmorang, menjelaskan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan akan terus berkelanjutan.

“Kami melakukan pendampingan secara bertahap, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Warga binaan menunjukkan semangat dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan ini. Ke depan, kami akan terus mendorong agar program pertanian ini semakin berkembang dan memberikan hasil yang lebih optimal,” jelas Tiopan P. Situmorang.

Melalui kegiatan pertanian ini, Lapas Muara Bungo tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai lingkungan yang produktif. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna saat kembali ke tengah masyarakat.