Gemabangsa.id, Bungo - Meskipun sudah beberapa kali diberitakan terkait adanya aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah Sungai Buluh Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo dan wilayah tersebut menjadi sarang PETI, namun sampai saat ini Aparat Penegak Hukum (APH) tidak juga turun melakukan Razia.
Tidak adanya penindakan kongkrit terhadap penertiban ZERO PETI diwilayah Sungai Buluh, hal ini seakan-akan memberikan peluang besar bagi pelaku - pelaku PETI untuk lebih leluasa dan bebas menjalankan kegiatan ilegal dengan menurunkan puluhan Rakit.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dilapangan, beberapa waktu lalu para pelaku PETI yang menggunakan Dongfeng di Sungai Buluh sempat menghentikan aktifitas karena beberapa media online memberitakan maraknya kegiatan ilegal di dekat bandara Bungo tepatnya ditanah milik Talis Situmorang yang telah dibeli oleh Salim.
Hampir satu minggu semenjak berita naik dibeberapa media online namun tidak ada razia yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), maka para pelaku PETI kembali gass Full melakukan kegiatan ilegal.
"Kemarin sempat berhenti karena berita naik di media online, namun karena tidak ada razia, kita lanjutkan lagi kerja," ujar salah satu pekerja PETI di Sungai Buluh.
Ketika ditanya apakah mereka tidak takut jika ditangkap oleh polisi karena melakukan aktifitas ilegal yang melanggar hukum, pekerja PETI mengaku dirinya hanya menjalankan tugas dari bosnya apabila disuruh kerja ataupun disuruh berhenti bekerja.
"Bos Besar yang sudah membeli isi tanah Talis Situmorang punya dekengan kuat, jika memang ada razia tentu kami dapat info dan kami akan berhenti bekerja," terangnya pula.
Bebasnya Salim SC melakukan kegiatan - kegiatan ilegal seperti bermain Dongfeng di Sungai Buluh seharusnya menjadi catatan penting bagi para penegak hukum di Kabupaten Bungo dan seharusnya Aparat Penegak Hukum tidak berdiam diri melihat semakin maraknya kegiatan - kegiatan ilegal yang terjadi di Kabupaten Bungo, khususnya di Sungai Buluh.
Pantauan wartawan dilapangan, aktifitas Dongfeng di Sungai Buluh yang dikomandoi oleh Salim sudah mulai beraksi lagi karena tidak adanya penindakan dari pihak aparat penegak hukum. Dalam pantauan juga terlihat para pekerja PETI ada yang mempersiapkan peralatan agar bisa bekerja dan ada pula yang baru membuat beberapa rakit yang nantinya digunakan untuk mencari emas ilagal. (tim)


