Laporkan Pencemaran Nama Baik, HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Datangi Polres Kerinci

Laporkan Pencemaran Nama Baik, HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Datangi Polres Kerinci


Gemabangsa.id, Sungai Penuh - Postingan yang berdiri ujaran kebencian terhadap kelompok dari HMI membuat geram Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kerinci-Sungai Penuh. Bahkan, bagian dari pengurusan organisasi siap menempuh jalur hukum. 

Ketua Umum HMI Sungai Penuh, Fengki Efniza saat dikonfirmasi, dirinya membenarkan atas kejadian tersebut. "Melalui media sosial facebook pada kolom komentar akun facebook atas nama Widodo Nur kepada saya secara pribadi sebagaimana lampiran fotocopy screenshot," ujarnya, Selasa (4/05/2021).

Lanjutnya, sebelum menjalani pemeriksaan di Reserse Kriminal Umum, persoalan dugaan pencemaran nama baik HMI, juga menyampaikan bahwa dirinya sebagai warga Negara Indonesia yang, berhak mendapatkan keadilan.

"Dan, kami kira sebagai warga negara sama-sama punya hak untuk mendapatkan keadilan hukum," ucapnya. 

Sementara, sekretaris Umum Zeki Azhar juga mengatakan bahwa kedatangan dari pengurusan Organisasi HMI, telah membawa bukti yang kuat, atas perbuatan terlapor.

"Kami dari Organisasi HMI, sudah membawa sejumlah bukti yang membuat kami menempuh langkah hukum, agar oknum-oknum yang telah mencemari nama baik HMI segera di proses berdasarkan UU ITE,” jelas Zeki.

Ditambahkannya, pihak dari HMI akan terus menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan kasus tersebut. Pihaknya juga akan menolak upaya damai jika nantinya terlapor meminta bermediasi untuk damai. 

“Dari teman-teman HMI sudah sepakat untuk terus menempuh jalur hukum dan tidak ada upaya damai. Sebab itu sudah mencoreng nama baik HMI,” lanjutnya. 

Sehingga katanya lagi, pengurus Organisasi HMI cabang Kerinci dan Sungai Penuh, akan terus mendesak Polres Kerinci, segera menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kami sangat marah dan mendesak Polres Kerinci untuk segera menindaklanjuti laporan dari HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh ini. Tentu laporan ini akan kami kawal sampai selesai agar menjadi pelajaran bagi siapapun untuk lebih cerdas dan tidak mencatut nama HMI dengan tulisan-tulisan yang tidak etis,” terangnya.

"Jika, kalau Kader HMI sendiri yang melecehkan Himpunan, maka kami akan memberi sanksi yang sesuai dengan AD/ART dan Aturan-aturan lain," pungkasnya. (*)