Sungai Batang Pangean Meluap, Puluhan Rumah Warga Ujung Tanjung Terendam Banjir


Sungai Batang Pangean Meluap, Puluhan Rumah Warga Ujung Tanjung Terendam Banjir

 


Gemabangsa.id, Bungo - Hujan deras yang melanda hulu sungai Batang Pangean, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo Jambi, mengakibatkan puluhan rumah warga Desa Ujung Tanjung, Kampung Pangean terendam banjir.

Bukan hanya menggenangi permukiman warga, banjir akibat luapan sungai Batang Pangean juga menggenangi akses utama jalan warga menuju Kecamatan Jujuhan.

"Banjir ini diakibatkan derasnya hujan dihulu Pangean, sehingga sungai Batang Pangean meluap dan menggenangi permukiman penduduk," ujar Arisman, Ketua RT Kampung Pangean, Sabtu (23/04).

Arisman mengatakan, akibat genangan banjir yang hingga mencapai paha orang dewasa, juga menggenangi ruas jalan utama kampung pangean menuju Kecamatan Jujuhan.

"Kalau saat ini, kedalaman air hingga melumpuhkan aktivitas warga menuju Kecamatan. Tingginya mencapai paha orang dewasa," kata Arisman.

Arisman menyebutkan, akibat dari luapan batang sungai pengean yang menggenangi rumah serta jalan utama warga, warga kesulitan untuk mengevakuasi isi rumahnya.

"Kalau saat ini rumah kami terendam semua. Barang-barang yang berada didalam rumah, sulit mau dievakusi karena jalanpun juga tergenang," tuturnya.

Sementara, Sekretaris Camat Jujuhan Candra Herawan mengatakan banjir yang menggenangi rumah warga kampung Pangean itu terjadi karena luapan sungai batang pangean, yang disebabkan tingginya curah hujan di hulu sungai, yang masuk wilayah Sumatera Barat.

"Banjir ini diakibatkan derasnya hujan dihulu pangean, yang masuk dalam wilayah Sumbar," kata Candra.

Apalagi pemukiman warga dekat dengan dengan Sungai Batang Pangean, sehingga kampung Pangean sangat mudah terdampak banjir ketika musim hujan tiba.

Menurutnya, total rumahnya yang terendam sekitar 25 unit dengan total kepala keluarga sebanyak 60 orang.

"Karena permukiman ini dekat dengan sungai, sehingga apabila musim hujan tiba, sudah menjadi langganan banjir," pungkasnya. (***)