Kisruh Harga TBS, Rumdis Bupati Bungo Didatangi Puluhan Petani

Kisruh Harga TBS, Rumdis Bupati Bungo Didatangi Puluhan Petani



Gemabangsa.id, Bungo, Jambi - Puluhan petani sawit dari Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, mendatangi Rumah Dinas Bupati Bungo, Sabtu malam. Aksi tersebut buntut kekecewaan warga terhadap harga Tandan Buah Segar/TBS sawit yang dinilai jauh di bawah harga, yang diterima oleh PT Jamika Raya

Pantauan di lokasi, massa mulai berdatangan sekitar pukul 17.00 WIB. Para petani sawit yang bekerjasama dengan pihak PT. Jamika Raya, mendesak Pemerintah Hadir, dalam penyelesaian kisruh harga TBS Para Petani dengan pihak PT. Jamika Raya.

Koordinator aksi, Abdul Hamid, mengatakan harga TBS di tingkat petani yang telah ditetapkan Dinas Perkebunan saat ini hanya berkisar Rp3.856,89 per kilogram. Namun, Pihak Perusahaan masih bertahan diharga Rp. 3.086,12 per kilogramnya, dengan umur 30 tahun.

"Harga yang ditetapkan Pemerintah itu sudah jelas, harga Rp. 3.856,89 per kilogram. Akantetapi, perusahaan menerima harga dari para Petani sawit yang berumur 30 tahun, dengan harga Rp. 3.086,12, kan jauh selisihnya," ujar Hamid.

Massa menuntut Bupati Bungo segera memanggil pihak perusahaan dan dinas terkait untuk menggelar mediasi. Mereka juga meminta pengawasan ketat terhadap tim penimbang di PKS agar tidak ada potongan di luar aturan.

"Kami kesini hanya meminta Bupati Bungo untuk memanggil pihak perusahaan dan Dinas Perkebunan, untuk melakukan mediasi terkait harga TBS," jelasnya.

Hamid menambahkan, warga sebagai Petani sawit yang sudah bekerjasama dengan pihak Perusahaan, hanya meminta harga yang ditetapkan oleh Perusahaan dengan umur Sawit 30 tahun, diharga 3. 508,01 per kilogramnya.

"Kami disini meminta kepada Bupati, agar memanggil pihak Perusahaan, untuk menetapkan harga lama, dengan harga Rp. 3.508,01 per kilogramnya," tambahnya.

Hingga berita ini dituliskan, masa dan Bupati Bungo masih melakukan masih melakukan audensi diaula Rumah Dinas Bupati Bungo.