Gemabangsa.id, Bungo - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dengan metode lobang jarum di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, kembali menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, aktivitas tersebut diduga masih berlangsung meski penindakan terhadap PETI terus menjadi perhatian pemerintah dan aparat penegak hukum.
Dalam sebuah rekaman video yang diterima media ini, terdengar suara seseorang mengucapkan, "Selamat berjuang kawan, mau lihat jalur dulu... mau lihat jalur... cepatlah kamu cair lobang." Namun, media ini belum dapat memverifikasi identitas pembicara, waktu perekaman, maupun konteks percakapan dalam video tersebut.
Bukan hanya itu, mereka dengan sengaja memamerkan hasil emas yang mereka dapatkan, serta uang dari hasil emas tambang ilegal.
Di tengah informasi yang beredar di masyarakat, nama seseorang yang dikenal sebagai Prabto turut dikaitkan dengan dugaan aktivitas tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, media ini belum memperoleh bukti yang menguatkan keterlibatan pihak yang disebutkan, dan yang bersangkutan juga belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan.
Keberadaan dugaan aktivitas PETI yang disebut masih berlangsung memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Warga berharap Aparat Penegak Hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk penindakkan terhadap pemilik lahan yang dengan sengaja memberikan tempat aktifitas ilegal.
"Kami berharap agar Aparat Penegak Hukum segera melakukan pemberantasan serta penangkapan terhadap para pelaku dan pemilik lahan," kata warga yang enggan disebutkan namanya.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari seluruh pihak terkait sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.


