Tanpa Hiraukan Prokes, Warga Padati Disperindag Bungo
kunVH1wCNcBGAsYHQ/s0/jmsi.jpg"/>

Tanpa Hiraukan Prokes, Warga Padati Disperindag Bungo



Gemabangsa.id, Bungo - Demi mendapatkan bantuan langsung dari Pemerintah, warga Kabupaten Bungo rela berdesak-desakan dihalaman kantor Disperindag Kabupaten Bungo, untuk melakukan pengajuan berkas Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Koperasi dan UKM, Senin (9/11/2020).

"Kapan lagi Pak, waktu pengajuan berkas mau habis. Jadi, terpaksa lah pak sedikit langgar Prokes," kata salah satu warga, saat melakukan pengajuan berkas.

Sehingga, membuat kepanikan dari petugas Perindagkop Kabupaten Bungo, yang terlalu padat dalam melakukan pengajuan berkas pengajuan bantuan Banpres Produktif. Bantuan ini diberikan bagi para pelaku usaha kecil menengah mikro oleh Kemenkop sebesar Rp 2,4 juta.

Sementara, Kadis Prindagkop Supriyadi mengatakan bahwa, warga yang hadir hanya melakukan pengajuan pengusulan berkas, yang nantinya dikumpulkan melalui Dinas Perindagkop. Dari berkas yang disiapkan, dinas menyiapkan 2000 pormulir pendaftaran, Kemudian dikirim ke Kementerian secara daring.

"Kita dari Dinas Perindagkop, hanya menerima dan melayani pendaftaran. Di situasi seperti ini, cukup kesulitan juga menghadapi pendaftar yang tidak mau sabar dan berdesak-desakan, solusinya pelayanan akan dibuka pada kecamatan masing-masing," kata Supriyadi.

Dari berkas yang diajukan lanjutnya, warga mengupayakan bantuan berupa BLT UKM sebesar Rp 2,4 juta, akan disalurkan langsung kerekening pemerima melaui bank penyalur. Seperti BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri. UMKM yang menerima bantuan akan menerima pesan singkat SMS dari bank penyalur.

"Disini cuma pengumpulan berkas. Nanti dananya akan disalurkan langsung ke rekening mereka masing-masing," jelasnya lagi.

Melihat kurang tertibnya dan masyarakat tampak tidak mengikuti aturan protokol kesehatan, Dinas Perindagkop Bungo mengusulkan pelayanan akan di lakukan di kantor camat masing masing. (Amin)