Bupati Masnah Hadiri Sedekah Payo Turun Berumo di Desa Senaung
kunVH1wCNcBGAsYHQ/s0/jmsi.jpg"/>

Bupati Masnah Hadiri Sedekah Payo Turun Berumo di Desa Senaung

 

Gemabangsa.id, Muarojambi- Warga Desa Senaung kembali menggelar Sedekah Payo Turun ke Umo. Bupati Muarojambi Hj Masnah Busro hadir serta mengikuti prosesi Sedekah Payo Turun Berumo bersama gabungan kelompok tani dan masyarakat Desa Senaung, Kecamatan Jaluko, Rabu (20/01/2021).

Sedekah Payo Turun Berumo yang berlangsung di RT 10 Desa Senaung ini sudah menjadi budaya dan adat-istiadat turun-temurun warga Senaung. Yang tujuannya memohon kepada Tuhan agar diberi selamat dan kelancaran dalam melakukan pertanian. Disamping itu  sebagai bentuk gotong-royong masyarakat dalam bertani.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Muarojambi, Ketua MUI, Camat Jambi Luar Kota, Babinkamtibmas, Babinsa, kepala desa dan BPD beserta perangkat, dan Lembaga Adat Senaung. Acara diiringi dengan pembacaan burdah dan doa. Yang kemudian dilanjutkan turun ke sawah melakukan pembajakan lahan sebagai tanda dimulainya masa tanam.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Bupati Masnah.

Mengawali sambutan, Ketua Gapoktan Maju Bersama Desa Senaung, Sayuti Dahlan, menyampaikan harapannya dihadapan bupati agar Gabungan Kelompok Tani yang dipimpinnya diberi bantuan berupa penambahan unit alsintan, pembasmi hama, dan alat penunjang lainnya. "Apa yang saya sampaikan ini untuk meningkatkan hasil pertanian disini," ujarnya.

Sementara  Kades Senaung Bustami menyampaikan aspirasi masyarakatnya yang rerata bertani agar di desanya dibangun infrastruktur penunjang pertanian seperti perbaikan irigasi dan jalan masuk lahan persawahan. Bustami juga menyampaikan harapan masyarakatnya agar bupati menambah jalur listrik untuk penerangan jalan. "Kebetulan bupati ada, harapan kami aspirasi warga Senaung bisa direalisasikan," harapnya.

Menanggapi aspirasi dua tokoh masyarakat Desa Senaung itu, Bupati Masnah mengatakan bahwa dirinya beserta perangkat daerah  akan segera menindaklanjuti hal-hal tersebut. Bupati pun juga menyampaikan apresiasinya atas kekompakan masyarakat Desa Senaung yang bahu-membahu membangun Desa.

“Saya berterima kasih dan luar biasa bangga. Ini merupakan tradisi dan adat istiadat kita sejak dulu, ketika hendak ke sawah menanam padi melakukan do’a bersama agar diberi kemudahan dalam bertani serta hasil panen yang melimpah. Hal ini juga bentuk kekompakan masyarakat, bahu-membahu membangun Desa Senaung. Datuk Kades nanti segera laporkan (mengirim surat) kepada saya apa saja yang dibutuhkan. Nanti akan saya utus ke lapangan dinas terkait dan saya yang akan meninjaunya langsung," ungkapnya.

Selanjutnya, bupati perempuan pertama di Jambi ini juga berharap, agar nanti bila masa menuai tiba, kepala desa dan ketua gapoktan mengundangnya kembali.  "Agar saya juga merasakan hasil panen  serta dapat mengetahui hal-hal yang menjadi evaluasi kedepannya," pungkas bupati.

Kemudian acara dilanjutkan dengan makan ‘merawang’ (red-makan bersama) dengan tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat RT 10 Desa Senaung dan sekitarnya.(bos)