Pakai Pelat Militer Bodong, Wanita Kaya Diringkus POM TNI


Pakai Pelat Militer Bodong, Wanita Kaya Diringkus POM TNI

Gemabangsa.id- Peringatan bagi yang memakai pelat kendaraan militer palsu. Selain ditangkap dan menjalani pemeriksaan, juga bisa jadi pesakitan di pengadilan. Seperti kasus wanita kaya berinisial RHK alias Pooja yang mempamerkan mobilnya dengan pelat nomor militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu  berbuntut panjang.

Setelah TNI berhasil membongkar kebohongan dari keaslian pelat nomor mobil, wanita kaya itu diringkus Polisi Militer TNI.

Dalam siaran pers, Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI Kolonel Laut Edys Riyanto mengungkapkan wanita itu ditangkap di Bandung, Jawa Barat.

"Sekitar pukul 23.30 WIB, Puspom TNI dan anggota Lidpam Pomdam III/Siliwangi, serta Lidpam Denpom III/5 Bandung, beserta Satlak Gakkum Wal Denpom III, telah mengamankan kendaraan sipil beserta dengan pelaku yang menggunakan pelat nomor dinas TNI," katanya seperti dilansir VIVA Militer, Kamis (4/3/2021).

Setelah dilakukan penangkapan, wanita berinisial RHK alias Pooja langsung menjalani pemeriksaan. Dan rencananya TNI akan melimpahkan kasus itu ke kepolisian.

"TNI terus mendalami mengapa yang bersangkutan bisa menggunakan pelat nomor TNI palsu tersebut dan hasilnya akan akan disampaikan. Bila nanti dari hasil  penyelidikan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku ditemukan unsur pidana maka TNI akan melimpahkan kasusnya ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat," kata Kolonel Edys.

Wanita itu mendadak jadi sorotan setelah sebuah video dirinya pamer mobil berpelat dinas TNI menyebar luas di media sosial.

Pada video itu, wanita itu merekam penampakan mobil sedan Toyota Camry berwarna hitam miliknya yang memakai pelat nomor dinas TNI dengan nomor 3423-00 berwarna merah kuning.

Dalam rekaman itu, terdengar wanita itu memang tidak menyebut identitas suaminya, dia hanya mengatakan dengan pelat nomor mobil dinas TNI itu, orang sudah tahu siapa sebenarnya suaminya. TNI sendiri telah memastikan bahwa pelat nomor itu palsu.(bos)