Video Perkelahian Dua Orang Siswi SMP Di Bungo Viral


Video Perkelahian Dua Orang Siswi SMP Di Bungo Viral



Gemabangsa.id, Bungo - Lagi-lagi dunia pendidikan di Kabupaten Bungo tercoreng, dengan adanya video viral perkelahian pelajar yang tersebar dimedia sosial.

Jika sebelumnya yang berkelahi adalah anak laki-laki, kini yang berkelahi adalah anak perempuan.

Video yang berdurasi 59 detik itu menampakkan dua siswi SMP tersebut tengah berkelahi diatas rumput, kemungkinan itu adalah ditanah lapang.

Siswi yang masih menggunakan seragam sekolah itu berkelahi dengan sejadinya. Seseorang siswi ditindih dan dipukul secara membabi buta.

Tak hanya itu, siswi yang diatas yang menggunakan baju Pramuka dengan celana training olahraga berwarna ungu tersebut juga menjambak rambut siswi yang dibawahnya.

Aksi keduanya menjadi tontonan oleh teman-temannya. Dari sekian banyak yang menonton, tak ada yang melerainya dan mereka bersorak-sorai seolah menyukai aksi dua siswi tersebut.

Kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Bahkan sebelumnya seorang siswa harus dilarikan kerumah sakit di Sumatera Barat. Dia mengalami cidera dibagian kepala. Namun demikian, dari banyaknya kejadian di Bungo, belum ada yang diproses hukum.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo Masril belum bisa dikonfirmasi. Sementara Sekretaris Dinas Marjohan tidak bisa memberikan komentar terhadap kejadian ini. Dia meminta untuk menghubungi kepala sekolah.

"Saya belum dapat informasi terkait hal itu. Konfirmasi langsung dengan kepala dinas bae," kata Marjohan, Senin (17/1).

Tak berapa lama dirinya langsung mencari tau keberaran Informasi tersebut. Dia langsung menghubungi Korwil dan Kepsek disana, namun dirinya tidak mendapatkan informasi detail terhadap hal itu.

"Kejadian memang ada. Sudah dilaporkan ke Kadis. Makanya konfirmasi langsung sama kadis saja," imbuhnya.

Menurut informasi, siswi yang berkelahi tersebut merupakan Siswi SMP 2 Pelayang, Kabupaten Bungo. 

"Kejadiannya Minggu lalu, tapi baru tersebar sekarang," kata Arif warga Bungo yang mendapatkan video tersebut.

Kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Bahkan sebelumnya seorang siswa harus dilarikan kerumah sakit di Sumatera Barat. Dia mengalami cidera dibagian kepala.

"Ini sudah tidak beres lagi. Kadis pendidikan harus bertanggung jawab atas kejadian ini," terang Arif. (GB)