Polisi Gerebek Lokasi Penyekapan Serta Penganiayaan Di Bungo Jambi


Polisi Gerebek Lokasi Penyekapan Serta Penganiayaan Di Bungo Jambi



Gemabangsa.id, Bungo - Tim Petir Satreskrim Polres Bungo berhasil mengamankan SP  (36), yang merupakan satu orang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penculikan diwilayah Desa Sungai Lilin, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo Jambi.

"Tim kita berhasil mengamankan satu orang pelaku yang diduga terlibat dalam penyekapan dan penganiayaan, yang saat ini diduga masalah utang Narkoba," ujar Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro, Kamis (12/05).

Guntur mengatakan, penangkapan itu dilakukan saat pihaknya menggerebek tempat korban disekap dan dianiaya disalah satu kebun milik pelaku, yang sudah tiga hari disekap dalam keadaan tangan dan kaki terikat.

"Penyekapan itu sudah tiga hari, disalah satu pondok kebun milik pelaku, diwilayah Desa Sungai Lilin, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas," kata Guntur.

Ia mengatakan, penyanderaan ini terungkap saat pelaku menghubungi keluarga korban dengan meminta tebusan uang sebesar Rp. 150 juta rupiah, agar korban bisa dilepaskan.

"Peristiwa ini terungkap, pada saat pelaku menghubungi keluarga korban, untuk uang tebusan pembebasan korban. Keluarga korban langsung mendatangi Polres Bungo, untuk membuat laporan," katanya.

Diakuinya, RC (33) warga kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan lubuk Begalung Kota Padang, Sumatra Barat, yang merupakan seorang korban penyekapan serta penganiayaan, saat mengantarkan sebuah paket narkoba milik pelaku.

"Korban itu disekap, saat mengantarkan paket pesanan pelaku berupa Sabu-sabu. Namun, yang sampai diterimanya hanyalah garam seberat 1 kg," tuturnya.

Hingga saat ini, Pihak kepolisian Polres Bungo masih mendalami motif dari pelaku, terkait adanya atau tidak hubungannya dengan barang haram jenis Sabu-sabu. Dan Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bungo, untuk dilakukan pemeriksaan.

"Saat ini kita masih dalami kasus ini. Barang bukti dan satu pelaku sudah diamankan, untuk informasi selanjutnya, nanti kita kabari lagi," tutupnya. (Dar)