Harga TBS Turun Drastis, Petani Dan Tengkulak Sawit Terancam Rugi


Harga TBS Turun Drastis, Petani Dan Tengkulak Sawit Terancam Rugi



Gemabangsa.id, Bungo - Harga Tanda Buah Sawit (TBS) mengalami penurunan drastis bahkan hingga mencapai 80 persen dari harga sebelumnya Rp. 4000. Hal tersebut membuat petani sawit di Kabupaten Bungo, Jambi menjerit.

Penurunan itu terjadi setiap harinya, sejak pemerintah mengumumkan larangan ekspor CPO, serta bahan baku minyak goreng pada beberapa bulan yang lalu.

Sejak kebijakan larangan itu diumumkan, harga TBS di tingkat petani mulai turun hingga Rp. 400 yang dibeli tengkulak sawit dari para petani, sehingga membuat para petani bingung dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Seperti yang diungkapkan Afriadi, yang merupakan petani sawit Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, Sabtu (25/06).

Dirinya menjelaskan, dengan harga yang menurun drastis yang dibeli tengkulak sawit dari para petani, hingga jauh dibawah angka Rp.1000 membuat para petani menjerit ataupun gigit jari.

"Kami petani sangat menjerit dengan penurunan setiap hari, yang dibeli tengkulak cuma Rp. 400 perkilogramnya. Itupun tergantung kualitas buah," ungkap Afriadi.

Dikatakannya, penurunan Harga TBS ditingkat petani sawit saat ini memang sangat parah, karena tidaknya berimbang dengan modal perawatan dan harga sembako saat ini.

"Kami rasa, penurunan harga ini sangat tidak setimpal dengan moda perawatan dan upah panen. Ditambah lagi harga kebutuhan pokok juga naik," katanya.

Sementara, Soni yang merupakan Tengkulak Sawit membenarkan atas rendahnya harga TBS yang dibelinya dari para petani.

Dirinya mengaku, untuk anjloknya harga pembelian TBS dari para petani, karena para tengkulak juga mengimbangi dengan harga penjualannya Ke Pabrik.

"Penurunan harga TBS yang kami beli, mengimbangi pembelian pabrik. Sekarang kami sangat merugi sekali dengan penurunan harga saat ini, bahkan kami bisa terancam gulung tikar dari harga sawit saat ini," kata Soni.

Dirinya berharap, agar Pemerintah baik pusat maupun daerah, bisa mencari solusi kembali harga TBS, yang setiap hari mengalami penurunan.

"Kami para tengkulak dan Petani sawit saat ini, hanya bisa berharap kepada Pemerintah, agar bisa mencari solusi atas harga TBS sawit, yang terus mengalami penurunan," pungkasnya. (***)