Antisipasi Kenakalan Pelajar, Kapolres Bungo Kumpulkan Seluruh Kepsek


Antisipasi Kenakalan Pelajar, Kapolres Bungo Kumpulkan Seluruh Kepsek



Gemabangsa.id, Bungo - Kapolres Bungo AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso, menggelar pertemuan dengan seluruh Kepala Sekolah baik tingkat SD, SMP dan SMA yang ada di Kabupaten Bungo.

Tatap muka yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupataen Bungo, untuk mensosialisasikan pengendalian dan pengawasan terhadap para pelajar, untuk menekan angka kenakalan di luar kegiatan sekolah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bungo AKBP Wahyu Istanto Bram, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mashril, Kasat Intelkam IPTU Tarjono SH.,MH di wakili Kanit Ekonomi Sat Intelkam Aiptu Achmad Tanthowi, Kabid Dikdas Nasrun, Koordinator Wilayah Kecamatan Se-Kabupaten Bungo, Kepala Satuan Pendidikan SMA Se Kabupaten Bungo, Kepala Satuan Pendidikan SMP Se-Kabupaten Bungo, Kepala Satuan K3S SD Se-Kabupaten Bungo.

Kapolres Bungo dalam sambutannya menyampaikan, tatap muka yang diadakannya bersama seluruh para Kepala Sekolah, untuk menjalin kerjasama dalam mendidik para pelajar dari perbuatan yang negatif.

"Kegiatan tatap muka ini, sebagai bentuk kerjasama kami dalam membimbing dan mendidik anak-anak pelajar, agar terhindar dari perbuatan yang negatif," ujar Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso, Sabtu (27/08).

Ia menuturkan, pertemuan saat ini untuk merubah pola pikir para pelajar, terutama bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas, dari sifat negatif di Sekolah dan diluar Jam Sekolah, untuk menjadi lebih baik.

"Saat ini, kenakalan remaja banyak dilakukan oleh anak anak pelajar terutama di tingkat SMA. Saya disni ingin merubah sifat anak-anak melalui sekolah untuk menjadi lebih baik," tuturnya.

Dirinya mengajak, agar seluruh para guru terus menjalin komunikasi dengan para orang tua siswa, untuk bersama-sama melakukan pengawasan anak-anak dari pengaruh yang negatif, seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan tidakan penyimpangan lainnya.

Katanya lagi, dirinya terus menghimbau orang tua, agar terus membuat sibuk anak dengan aktifitas yang positif. Agar tidak ada waktu untuk melakukan kegiatan yang negatif dan berdampak buruk bagi anak-anak kita untuk kedepannya.

"Saya melihat infrastruktur untuk membuat anak-anak sibuk dengan kegiatan positif masih kurang," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, aggar kepala sekolah menyisipkan dana bos untuk membuat kegiatan eskul di setiap sekolah, untuk membuat Les tambahan dan memberi kegiatan eskul di luar jam pelajaran.

"Faktor utama untuk melakukan kegiatan eskul yaitu sarana prasarana dan izin orang tua siswa," terangnya.

Pada kesempatan itu pula, Bram juga menghimbau kepada seluruh Kepala Sekolah, untuk menjelaskan kepada seluruh orang tua siswa, adanya kegiatan tambahan diluar jam sekolah.

"Sekali lagi saya menghimbau, agar kepala sekolah memanggil orang tua siswa untuk menjelaskan kegiatan tambahan diluar jam pelajaran sekolah adalah sesuatu yang baik untuk menghindari kegiatan negatif diluar jam pelajaran," tutupnya. (***)