Kapolres Bungo Hadiri Apel Gabungan Deklarasi War On Drugs


Kapolres Bungo Hadiri Apel Gabungan Deklarasi War On Drugs



Gemabangsa.id, Bungo - Kapolres Bungo AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso bersama BNNP, Pemkab Bungo, Dandim 0416 BUTE, dan BNK Bungo menggelar apel gabungan sekaligus deklarasi perang melawan Narkoba (War On Drugs).

Apel gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bungo, yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Wisnu Handoko, S.I.K, M.M, yang Kapolres Bungo Akbp Wahyu Bram, Dandim 0416 Bute Letkol Inf. Evie Nirwan S.H, Bupati Bungo H. Mashuri, para Unsur Forkompimda Bungo, Kepala OPD Pemkab Bungo dan para peserta apel yang terdiri dari TNI-POLRI, Pegawai Pemda Bungo, Mahasiswa /I serta Siswa /I SMA yang ada di Kabupaten Bungo.

Dalam arahannya, Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Wisnu Handoko menyebutkan, Narkotika merupakan kejahatan nasional atau juga masuk dalam kejahatan yang sangat luar biasa yang dapat merusak masa depan Bangsa.

"Narkotika merupakan kejahatan besar nasional yang harus dilawan, karena dapat merusak Bangsa," tutur Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Wisnu Handoko, Selasa (31/01/23).

Dikatakannya, jaringan Narkotika ini merupakan tindak pidana yang sering terjadi dilintas perbatasan negara yang melibatkan kelompok atau jaringan untuk melaksanakan kejahatan besar tersebut.

"Sehingga tentunya tindak pidana ini tentunya merupakan ataupun terjadi di lintas perbatasan negara melibatkan kelompok atau jaringan yang bekerja di lebih dari satu negara untuk merencanakan dan melaksanakan kejahatan serta berdampak di negara lain," ujarnya.

Ia menambahkan, hal ini menyebabkan perkembangan kejahatan narkotika yang terjadi di negara-negara di dunia perlu untuk diberantas secara tuntas termasuk di Indonesia lebih khusus di wilayah Provinsi Jambi termasuk di kabupaten Bungo badan narkotika Nasional Republik Indonesia sebagai leading institution dalam penanggulangan permasalahan narkotika untuk mewujudkan Indonesia bersih narkoba.

"Kejahatan ini harus segera diberantas tuntas, khususnya di Jambi dan Kabupaten Bungo, untuk mewujudkan Indonesia bersih dari Narkoba," tambahnya.

Ia menghimbau, untuk mengatasi hal tersebut harus menggunakan 4 strategi dengan menekankan pada upaya pencegahan pemberdayaan masyarakat dan pelaksanaan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. 

"Dalam mengatasi ini, harus memilik 4 strategi penting, dan lebih mengedepankan upaya-upaya pemberantasan dan penegakan hukum smart power road dalam rangka antisipasi perkembangan modus operandi kasus narkotika sejalan dengan perkembangan teknologi, serta dengan peningkatan kerjasama baik nasional regional maupun internasional bersama stakeholder terkait bersinergi dalam program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Bungo AKBP Wahyu Bram juga menyebutkan, bahwasanya Polres Bungo terus melakukan upaya pemberantasan terhadap Narkoba, dengan selalu mengaktifkan kegiatan masyarakat agar bisa terhindar dari penggunaan narkoba.

"Upaya pemberantasan narkoba terus kami lakukan, baik dengan cara melakukan penangkapan terhadap pelaku narkoba, serta dengan cara mengaktifkan kegiatan masyarakat, seperti olahraga," terang Kapolres.

Bahkan, Ia juga mengajak masyarakat untuk menghindari Narkoba, dengan cara menghimbau masyarakat membuka peluang usaha seperti bertani, atau usaha lainnya.

"Untuk hal ini, agar terhindar dari pergaulan bebas Narkoba, kami telah berupaya juga mengajak kaula muda, untuk bersama membuka lahan mati menjadi lahan pertanian. Upaya ini terus kami galakan pada Jumat Curhat," jelasnya.

Ia juga berharap, dengan adanya kegiatan masyarakat, bisa menghindari dari tindakan kejahatan narkoba dan lainnya yang dapat mengganggu Kamtibmas.

"Semoga dengan upaya yang kita lakukan, bisa menghindari masyarakat dari dunia kejahatan, baik narkoba serta kejahatan lainnya," tutupnya.