Jelang Ramadhan, Kapolres Bungo Sidak Peternakan Ayam Di Bungo


Jelang Ramadhan, Kapolres Bungo Sidak Peternakan Ayam Di Bungo



Gemabangsa.id, Bungo - Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, Kamis (24/3/2022) melakukan sidak di Pasar Tradisional Modern Kabupaten Bungo, serta melakukan peninjauan langsung kepemilik ternak ayam, untuk mengecek ketersediaan serta kestabilan harga daging dan telur, serta bahan pokok lainnnya jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Dari hasil peninjauan dan pengecekan dipasar dan langsung kepada peternak, Kapolres Bungo menjelaskan jika harga sembako, terutama telur naik harga jelang Ramadhan.

"Setelah dilakukan pengecekan, harga telur ayam naik Rp. 2.000/karpet, karena produksi telur di Kabupaten Bungo saat ini, tidak mampu memenuhi kebutuhan, sehingga didatangkan dari luar Bungo," ujar Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro, S.Ik, MH, Kamis (24/03/2022).

Bukan hanya dari faktor produksi yang berkurang kata Guntur, peningkatan harga pakan dan permintaan yang meningkat, menjadi persoalan bagi peternak untuk menaikkan harga telur dan daging ayam.

"Kita memprediksikan, kenaikan harga ini jelang Ramadhan hingga idul Fitri, itu terjadi pada beberapa faktor," kata Guntur.

Diakuinya, dengan adanya peninjauan tersebut, untuk memantau serta menjaga kestabilan harga dipasaran jika lonjakan harga pada pedagang. Ini akan menjadi catatan dasar bagi tim satgas dalam mencari celah untuk kesehatan harga.

"Kehadiran satgas ke tingkat peternak juga memberikan pemahaman agar tidak melakukan lonjakan harga melewati HET yang ditetapkan oleh Pemerintah," akuinya.

Sementara, Leni selaku peternak ayam SKB, Kecamatan Bathin III menjelaskan lagi, kenaikan harga saat ini dikarenakan permintaan telur ayam jelang Ramadhan saat ini terus meningkat dari sebelumnya. Namun, ia menepis kenaikan harga telur yang sudah mulai merangkak, selain momen Ramadan dan lebaran faktor utama naiknya harga pakan yang tinggi.

"Kita bukan mencuri momen semata mas. Tapi faktor terjadi kenaikan harga disebabkan harga pakan. Tidak mungkin kita tidak memikirkan untung," tuturnya.

Dirinya juga menyebutkan, untuk harga telur saat ini yang dijualnya, dengan harga yang bervariasi per karpetnya mulai dari yang kecil, sedang dan besar.

"Untuk ukuran kecil dibandrol dengan harga Rp 36.000, menengah Rp 38.000, sedangkan untuk telur super Rp 40.000/karpet," pungkasnya. (Dar)