Diarak Warga Keliling Kampung, Hantarkan Pria Ini Daftarkan Diri Sebagai Pilkades Bedaro


Diarak Warga Keliling Kampung, Hantarkan Pria Ini Daftarkan Diri Sebagai Pilkades Bedaro



Gemabangsa.id, Bungo - Suasana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bungo Jambi mulai marak. Para Panitia Pilkades disetiap Desa, mulai kedatangan para bakal calon kepala desa (Cakades) yang mendaftarkan diri untuk ikut bertarung dikontes Pilkades pada Juni 2022 mendatang.

Para pendaftar pun mulai beradu kreatiftias dari tim suksesnya masing-masing. Salah satunya di Desa Bedaro, Kecamatan Muko-muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, warga mulai melakukan atraksi tersendiri untuk menarik simpatisan agar mendukung kandidat pilihannya.

Sambil mengiringi Kandidat Cakades pilihannya, Ratusan mak-mak bersama tokoh masyarakat melantunkan sholawat dan menyalakan puluhan obor.

Salah satu mak-mak, Zulfiani menyebut bahwa kedatangan mereka mengiringi A. Musa, sebagai kandidat Cakades pilihannya untuk mendaftarkan diri sebagai calon Rio memang berasal dari hati nurani.

Ia mengaku, kedatangan mak-mak tersebut tidak diundang oleh Bacalon. Namun, mereka datang karena ingin mengharapkan perubahan untuk Dusun Bedaro kedepannya.

"Kami yakin calon yang kami dukung ini mampu membawa perubahan Dusun Bedaro menjadi lebih baik kedepannya," ujar mak-mak.

Zulfiani mengajak mak-mak dan masyarakat Dusun Bedaro untuk memilih pemimpin yang berpengalaman dan mampu mengayomi semua masyarakat tanpa membedakan.

Dikatakannya, hingga saat ini mak-mak di Dusun Bedaro sudah siap untuk mendukung dan memilih Musa sebagai Kades kedepannya.


Bukan tanpa alasan, keinginan untuk mengarak Calon Kades tersebut merupakan keinginan dari mak-mak. Namun, saat jadwal arakan kondisi sedang turun hujan.

"Saat hujan saja sudah ratusan yang turun ke mengantar, kalo tidak hujan akan ada ribuan mak-mak yang ikut mengantar Musa mendaftarkan diri," tambahnya.

Meski banyak dukungan dari Warganya, A. Musa menyebutkan arak-arakan tersebut dilakukan warga, bukan dari rencana dan arahan dirinya, dan murni atas kemauan warganya sendiri.

“Saya tidak sedikitpun terpikir atas arak-arakan yang dilakukan warganya, untuk mengantarkan dirinya mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa, murni karena keinginan warga saya sendiri," ujar Musa.

Sementara itu, Bakal Calon Kades Bedaro, Musa mengaku, dirinya sendiri maju sebagai pilkades, karena desakan dari para unsur masyarakat mulai dari insan pemuda hingga tokoh masyarakat di wilayahnya. Dia pun siap membawa Desa Bedaro menjadi desa yang lebih baik lagi.

“Saya mencalonkan diri saat ini sebagai Cakades, karena keinginan agar kami bisa memimpin desa lebih maju lagi. Maka dari itu, saya memberanikan diri untuk mengikuti (Pilkades) ini dan siap untuk dipilih,” bebernya.

Berdasar informasi dari panitia penyelenggara, Musa mengatakan saat ini baru ada dirinya dan satu calon lagi yang mengembalikan berkas. Sementara belum ada calon lainnya yang mendaftar.

“Kami siap bersaing secara jujur ​​dan adil, dengan begitu ketika dipilih nanti kami juga bisa menjalankan pemerintahan yang dapat merangkul semua pihak tanpa transparansi,” katanya. (***)